Jumat, 26 Desember 2014

27 Hari adalah hari dimana aku dan suami sama-sama melewati hari dengan mengurus buah hati kita
Ayundya Namanya
dia adalah putri kecil kami yang bisa mengubah perasaan kami
yang tadinya kesal menjadi ceria dengan tingkah lucunya

Para pembaca yang saya cintai, semoga Allah selalu melindungi kita semua
dari orang-orang yang berniat jahat pada kita...
tak lupa juga Puji dan syukur selalu kita tanamkan dalam hati ini agar hati ini menjadi tenang dan damai

Keluarga memiliki arti penting dalam hati dan kehidupan saya
saya tak peduli berapa cueknya teman-teman yang mereka sebut teman sakit
tapi dalam setiap situasi tertentu yang menurut saya membutuhkan suport dari mereka
ternyata mereka cuek dan pura-pura tak tau.... 

Namun....
saya selalu mendoakan kebahgian mereka
dan saya bersyukur ternyata tangan ALlah yang selalu menopang saya disaat saya lemah tak berdaya
di tambah keluarga yang selalu ada di samping saya memberikan cinta kasih yag tulus pada saya
Alhmdulilah ALlah memberikan keluarga yang selalu ada untuk saya
saya tidak teralu mempedulikan jika teman saya tidak peduli dengan saya
karna saya hanya seorang teman yang siap menopang mereka saat mereka susah menjadi tempat sandaran disaat semuanya sakit


Ya Allah lindungi teman-teman saya di luar sana
selalu dekatkan mereka dengan orang-orang yang taat pada mu
jaga lah mereka dengan tangan mu ya Allah
aku titipkan mereka pada mu karna mungkin aku tak bisa menjaga lagi :)


peluk cium rindu untuk mu kawan ......

Sabtu, 20 Desember 2014

Lelah namun Bahagia

Ketika rasa bosan itu datang menghampiri ku
ingin rasanya aku keluar dan bermain dengan teman-teman ku
mengharapakan ada pelangi seusai hujan lebat tiba
indah memang bila aku harapakan itu

Saat ini aku menjalani peran ku sebagai seorang ibu
dengan segudang rutinitas mengurus ayundya anak ku
lelah memang .... jika waktu malam disaat aku sudah mulai mengantuk namun kebutuhan ASI
ayundya harus tetap aku penuhi

Bahagia rasanya bila kewajiban ku sebagai seorang ibu telah aku penuhi
dengan pemberian ASI yang ada setiap saat untuk ayundya
alhamdulilah tubuh mungilnya selalu membuat ku bangga dan bahagia
kekuasaan mu ya Allah tidak bisa aku bayar dengan apapun

Kesehatan yang Engkau berikan untuk keluarga ku
begitu besar nikmat yang tiada tara

Jumat, 19 Desember 2014

Kini Terbayar Lunas

Tangisan pertama lahir ialah menandakan beribu kebahagian menghampiri kami
seribu doa dari malaikat terus teruntai untuk-Nya
bagaikan matahari yang menyinari saat gelap
memberikan bayangan yang serupa seakan Allah hadir di tengah-tengah tangisan anak ku

Tepat usia anak ku 13 hari kami tunaikan kewajiban kami sebagai orang tua
yaitu meng Aqiqahkan putri kami dengan seribu doa yang hadir di acara itu
Ayundya sangatlah tenang saat acara itu di mulai
di mulai dengan alunan puji syukur untuk Allah sampai mempertegas kebesaran Allah

Ayundya bergerak aktif di tengah-tengah ibu-bu yang melantunkan pujian kepada Allah
dengan mata yang terbuka lebar dan gerakan yang selayaknya ikut melantunkan pujian besar untuk Allah
ya Allah begitu besar nikmat yang engkau berikan pada ku hingga saat ini
Engkau berikan keluarga kami selalu kemudahan dalam segala urusan

Tuntunan tangan mu selalu menuntun ku dengan berbagai kejadian untuk mengingatkan ku sebagai seorang hamba yang lemah di hadapan mu, sebagai seorang istri yang masih banyak kekurangan dan sebagai seorang ibu yang masih perlu banyak belajar.
Allah huakhbar Allah huakbar ......

aku tak pernah letih untuk selalu memanjatkan doa untuk mu ya Allah
jadikan aku hamba yang pandai bersyukur atas nikmat dan karunia sehat, rezeki melalui tangan suami ku ya ALlah, bimbinglah aku menjadi seorang istri yang baik untuk suami ku dan ibu yang baik untuk ayundya dengan apa yang tubuh ku saat ini miliki ya ALlah terus bimbing lah kami menjadi kelurga sakinah,mawadah dan warohmah yang dapat mendidik anak kami menjadi anak yang soleh sebagai salah satu khalifah mu di dunia menedakan agama mu sampai kapan pun...

amiin

Selasa, 16 Desember 2014

Tubuh Mungilnya Kini Hadir

Sembilan bulan aku menunggunya
sembilan bulan aku merasakan respon perkembangan dari bulan ke bulan
begitu bahagia saat sudah memasuki bulan terakhir masa kehamilan ku
membayangkan ada malaikat kecil yang hadir dalam kehidupan aku dan suami ku

Satu minggu aku merasakan mulas yang tiada tara
jika rasa itu datang aku segera kedokter yang biasa menangani ku dari awal kehamilan
namun...... dokter selalu berkata ini masih dalam proses penipisan rahim mungkin nunggu hingga beberapa minggu kedepan

sampai pada minggu subuh aku merasakan seperti ada air yang keluar dari rahim ku..
aku hanya berfikir itu hanya sebuah mimpi
namun itu bukan sedekar mimpi aku terbangun dan langsung memberi tahu kepada suami ku bahwa aku khawatir kalo ini adalah air ketuban

Akhirnya suami ku memutuskan untuk segera mengantarkan aku kedokter untuk di cek
setelah sampai di tempat dokter, aku langsung di USG dan melihat volume air ketuban ku masih dalam taraf normal dan cukup, aku tetap penasaran air apa yang keluar dari rahim ku itu
aku meminta dokter untuk cek dalam dan benar khawatiran ku bahwa itu benar-benar air ketuban
 menyarankan aku untuk di rujuk ke rumah sakit tapi aku serasa santai seperti tak ada beban namun dalam hati ku, aku selalu berdoa bahwa anak ku dalam keadaaan baik2 saja

aku di antar suami dan orang tua ku ke rumah sakit pada saat itu juga aku langsung di pasangkan infus untuk di induksi hingga batas waktu yang di tetapkan oleh dokter di rumah sakit
jika hingga jam 9 malam tak ada reaksi juga aku di putuskan untuk di sesar
seketika aku serasa di sambar petir tak percaya atas keputusan sesar terhadap ku
selama kehamilan ku tak berarti namun kenapa harus sesar dalam benak ku
aku belum lah sempurna jika aku melahirkan sesar, tapi ketentuan Allah untuk ku sangatlah berbeda jauh terbalik..

Hati ini seakan berontak dan aku terus mengelus perut ku mengajak anak ku untuk lahir dengan normal tapi tetap tak bisa.
aku pasrahakan atas ketentuan Allah untuk ku saat itu
aku yakin Allah lebih tau apa yang harus terjadi dan di balik itu pasti ada hikmahnya

sebelum perlaksanaan operasi itu di mulai aku melakukan berbagai ritual yang di anjurkn oleh rumah sakit mulai dari pemasangan selang yang membuat aku sangat tersakiti namun suami dan ibu ku selalu berada di samping ku saat itu juga....
detik detik aku masuk ruang operasi melihat serangkaian alat-alat yang ada di ruang operasi membuat aku sangat pasrah atas ketentuan ALlah saat itu tiba


Sabtu, 13 Desember 2014

Tetiak dalam Bisu

Sulit memang kalo kita selalu menuruti fikiran orang2 terhadap kita
setiap orang punya penilaian terhadap kita apapun itu

hanya diam yang bisa di lakukan jika sudah di situasi seperti itu. membuat aku seperti boneka
ingin rasanya bicara tapi tetap penilaian kesalahan akan tertuju pada ku

Rabu, 10 Desember 2014

Peran Baru Ku

Alhamdulilah kini ananda Ayundya sudah lahir dengan sempurna lahir dan batinnya
kini aku menikmati proses hari-hari ku sebagai seorang ibu
begitu banyak perubahan yang aku rasakan selama menjadi seorang ibu
mulai dari jam tidur, menu makanan dan rutinitas yang tak jauh dari ayundya

Puji syukur aku panjatkan untuk mu ya Allah atas nikmat kesehatan yang engkau berikan pada ku dan keluarga ku
semuanya sudah menjadi ketentuan yang Allah tetapkan untuk ku

Tak terasa kini Ayundya sudah genap 10 hari berada di luar rahim ku
kini aku bisa puas membelai tubuh mungilnya yang dulu hanya bisa aku elus di dalam perut
sang Ayah pun sangat antusias atas peran barunya
begitu banyak perubahan yang ditunjukan untuk putri kecil kami

Ya Allah, Kami sebagai orang tua masih banyak belajar dalam mendidik ayundya hingga ia dewasa nanti, terus bantu dan bimbing kami melalui tangan-tangan mu ya Allah
karna kami menyakini bahwa tangan mu lah yang selalu menopang kami disaat kami mulai lelah
terima Kasih iya Allah

Kamis, 04 Desember 2014

ingin ku ulang lagi waktu

apa kah ini sebuah hasil sikap kekanakanku sehingga ini terjadi
sebagian orang kecewa atas sikap ku menjadikan maslah ini

hati ini bener-bener sesek atas kejadian ini, aku tau ini emang salah aku
kalo aku bisa memutar waktu
ingin rasanya ku ulang waktu

maafin ibu y nak atas kesalahan ini
ibu janji akan jaga kamu selamanya