kontraksi ini dari waktu ke waktu semakin menguat
walaupun sudah aku alihkan perhatian ku dengan yang lain namun tetap saja tidak berubah dan semakin kuat
kadang ingin rasanya aku menyerah dalam kontraksi ini
memalingkan keadaan yang biasa
namun itu semua sudah menjadi ketetapan Allah untuk ku
hanya ke ikhlasan yang dapat menringankan apa yang aku rasakan sekarang
aku menyakini bahwa tangan Allah sudah siap menopang ku jika suatu saat aku tak sanggup untuk menjalankannya
bukti tangan Allah selalu sigap dalam keadaan ku tumbang ialah Allah selalu mendekati ku dengan orang2 yang taat padanya
puji syukur aku panjatkan untuk mu ya Allah seperti firman Allah dalam Al-Quran yaitu
" Nikmat mana yang engkau dustakan "
apakah kita mampu untuk selalu menghindar atas nikmatnya?
apakah kita selalu mendustakan nikmat yang ia berikan ?
sekuat apa kita berpaling dalam nikmat yang Allah berikan ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar